Pada siang hari yang cerah, seorang lelaki bernama Dimas berjalan jalan mengelilingi kota, dia adalah seorang lelaki yang sabar, selama di perjalanan dia selalu melihat orang yang sedang memainkan gadgetnya, yang kebanyakan seorang wanita. Hari pun semakin larut, lalu Dimas pun pulang menuju rumahnya. Sesampainya dirumah, Dimas pun langsung bersih-bersih untuk siap-siap tidur. Sebelum tidur…
TEMA : HUBUNGAN INTERPERSONAL JUDUL : ” SAHABAT TAK HARUS SAMA” Rani seorang anak yang ditinggal orang tuanya merantau ke jakarta , dan dia selama 3 tahun di besarkan oleh neneknya di kampung , setelah usia rani memasuki tahun ke 3 , ia di jemput orang tuaya untuk tinggal bersama mereka di kota , “Pah ,…
Percaya Lewat Suara Pagi yang Aaarrrggghhh….!!!!! “ Skak mat…!!! kali ini kau kalah lagi Surya! Mau sampai kapan pun kau tidak akan pernah mengalahkan ku….!!!.” Gubrak…! aduh bokong ku sakit sekali. Lagi-lagi aku terjatuh dari tempat tidur, dan ah… tunggu yang tadi itu hanya mimpi, tapi kenapa seperti nyata. Ya, aku seorang pecatur ternama dikota…
Percaya Lewat Suara Pagi yang Aaarrrggghhh….!!!!! “ Skak mat…!!! kali ini kau kalah lagi Surya! Mau sampai kapan pun kau tidak akan pernah mengalahkan ku….!!!.” Gubrak…! aduh bokong ku sakit sekali. Lagi-lagi aku terjatuh dari tempat tidur, dan ah… tunggu yang tadi itu hanya mimpi, tapi kenapa seperti nyata. Ya, aku seorang pecatur ternama dikota…
PRASANGKA PASANGAN Tema : Prasangka Pada suatu sore ada seorang wanita yang bertemu dengan seorang laki-laki di sebuah taman dekat rumah wanita tersebut , mereka bernama dilla dan dika , dilla merupakan anak sekolah dan dika adalah pria yang sudah bekerja. Pada awal mereka kenal dari seorang teman yang merupakan teman dilla dan dika ,…
“Bu, menurut ibu siapa yang salah? Aku atau mereka?” “Menurutmu kau salah nak? “Tidak” “Lalu mengapa menurutmu mereka salah?” “Mereka hanya ingin menerimaku jika sesuai dengan kriteria mereka, bukan dengan apa yang aku inginkan. Apakah untuk bertahan hidup aku harus memiliki lebih dari satu topeng bu? Tidak cukupkah satu wajah untukku dapat diterima?” “Nak.. Ibu…
Pagi itu dibulan November 2011, Adalah minggu yang begitu muram dan tampak menyedihkan, Hujan rintik yang membasahi jalan-jalan kota bogor terlihat dari bilik jendela kediamanku, dan begitu pula pepohonan yang sepi tanpa burung-burung hinggap, kemudian langit yang tak berwarna, serta matahari yang selalu dibalik awan enggan dilihat. Disaat sahabatku kembali menarik selimutnya dan melanjutkan mimpi…
