Kebanyakan anak muda pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah overthinking, bahkan overthinking menjadi suatu kebiasaan yang sulit dilepaskan dari kehidupan muda mudi. Suka mikir berlebihan, pusing sendiri karena kelewat takut mau eksekusi. Mulai dari suka mikir
dan jadi bertanya-tanya sendiri.

“udah umur segini ko aku masih gini-gini aja ya?
“skripsiku ko ga kelar-kelar?” “udah umur segini ko aku belum punya penghasilan sendiri dan masih bergantung sama orang tua?”
“kapan yah hidupku bisa semulus hidup orang lain?”.

Pertanyaan-pertanyaan seperti itu biasanya muncul pas malam hari, dan tentu saja itu membuat kita jadi overthinking. Biasanya sih kalau sudah overthinking, jadi sulit tidur karena kepikiran terus ujung-ujungnya mewek deh diatas bantal…  yaa ga gengs? hayoo ngaku hahaha. Nah yuk kita cari tau lebih lanjut, apasih itu  overthinking?

Overthinking
Overthinking adalah kondisi dimana seseorang terlalu banyak berpikir, yaitu cenderung berlebihan dalam memantau, mengevaluasi, dan mencoba mengendalikan semua jenis pikiran. Seseorang yang overthinking biasanya selalu berpikir secara berlebihan, dan sangat menyadari apa yang sedang mereka pikirkan. Bukan hanya itu saja, mereka juga menghabiskan banyak waktu untuk mencoba memahami penyebab dan arti pikiran mereka sendiri.

Ketika kita memberi terlalu banyak perhatian pada pikiran-pikiran tersebut, menganalisis maknanya secara berlebihan, dan berusaha terlalu keras untuk mengendalikannya, kita dapat tergelincir ke dalam bentuk-bentuk pikiran yang tidak sehat. Seperti kekhawatiran, perenungan, obsesi, dan sejenisnya. Kemudian, ketika kita terlalu banyak menganalisis pikiran negatif dan mengganggu seringkali kita menjadi cemas, tertekan, frustrasi, dan diliputi rasa bersalah. Jika kita sudah terlanjur terjebak didalam lingkaran overthinking yang mengganggu kesehatan mental kita, lalu bagaimana caranya agar kita bisa keluar dan mengatasinya?

Strategi Mengatasi Overthinking
Jika dibiarkan terus-menerus tenggalam dalam overthinking, akan menyebabkan kesehatan mental kita terganggu. Maka dari itu, kita perlu mengurangi atau bahkan berhenti untuk nggak overthinking lagi. Kamu bisa coba cara berikut ini agar bisa terbebas dari
rumitnya overthinking :

  1. Mulai mengontrol dan memikirkan ha-hal yang seharusnya tidak perlu kamu lakukan berulang-ulang. Kamu harus bijak memilih mana yang harus dipikirkan dan mana yang tidak perlu dipikirkan sesuai dengan prioritas hidupmu.
  2. Berusaha untuk mengurangi berfikir hal-hal  negatif yang  dapat menghambatmu beraktivitas. Kamu bisa tulis sesuatu yang sedang kamu pikirkan dikertas atau media menulis lainnya. Karena dengan menulis dapat meringankan beban pikiranmu.
  3. Mengalihkan pikiran yang berlebihan dengan mencari solusi permasalahanmu. Kamu bisa tanyakan pada dirimu sendiri langkah apa yang harus diambil setelah ini, bukan sibuk bertanya-tanya mengapa hal itu bisa terjadi.  Tetapi fokuslah pada apa yang bisa kamu lakukan, apa yang kamu miliki saat ini maksimalkan untuk dapat menyelesaikan permasalahanmu itu.

Jika kamu sudah mencoba cara seperti diatas,  tetapi belum berhasil, jangan menyerah dulu yaa gengs. Karena setiap orang memiliki waktu yang berbeda-beda untuk dapat mengurangi overthinking. Ingatlah untuk selalu  fokus pada apa yang bisa kamu lakukan, bukan pada pikiran-pikiran yang dapat meghambatmu untuk beraktivitas. Tetapi jika kamu sudah tidak bisa menampungnya sendiri dan butuh bantuan, kamu bisa langsung hubungi atau pergi ke psikolog terdekat ya gengs..

Reference:

https://www.psychologytoday.com/us/blog/the-runaway-mind/202001/are-you-overthinker
https://www.psychologytoday.com/us/blog/what-mentally-strong-people-dont-do/201705/3-ways-overthinking-hurts-more-it-helps
https://www.psychalive.org/are-you-overthinking-everything/
https://www.betterhelp.com/advice/personality-disorders/what-is-overthinking-disorder/https://hellosehat.com/hidup-sehat/psikologi/tips-mengatasi-overthinking/#gref

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *